Sumber daya manusia merupakan aset yang penting dalam perusahaan. Oleh karena itu, penting bagi pemimpin atau manajer divisi memastikan kemampuan sumber daya manusia (SDM) sesuai dengan standar perusahaan. Untuk memastikan kompetensi, perusahaan dapat mengimplementasikan sistem manajemen yang berfokus pada kualitas mutu, yaitu ISO 9001. Dengan begitu, perusahaan dapat memastikan kompetensi SDM sesuai ISO 9001.
Kompetensi SDM merupakan kemampuan, pengetahuan, dan sikap yang dimiliki oleh pekerja untuk mengerjakan tugasnya dengan tujuan memberikan kontribusinya kepada perusahaan. Kompetensi SDM tidak hanya mengacu pada hard skill dan soft skill, tetapi juga mencakup kemampuan komunikasi, interpersonal, dan sosial yang sangat dibutuhkan di bidang jasa atau pelayanan. Kompetensi SDM dapat ditingkatkan dengan berbagai cara seperti mengikuti pelatihan, sertifikasi, dan pengembangan karier untuk meningkatkan kinerja pekerja.
Selain dari sisi pekerja, untuk memastikan kompetensi karyawan, dari sisi perusahaan dapat menerapkan sistem manajemen dengan tujuan meningkatkan produktivitas karyawan. Salah satu sistem manajemen yang berfokus pada kualitas mutu yaitu ISO 9001.
ISO 9001 adalah Sistem Manajemen Mutu (SMM) yang dapat diterapkan pada organisasi untuk memastikan produk dan pelayanan dapat memenuhi kepuasan pelanggan atau klien dengan cara membuat kerangka kerja yang efektif, kebijakan yang berorientasi pada kinerja karyawan, serta prosedur ketat agar memastikan output sesuai dengan standar global.
Baca juga: Langkah Efektif Implementasi ISO 9001 untuk Perusahaan di Indonesia
Pada standar dokumen ISO 9001, terdapat Klausa 7.2 yang berfokus pada kompetensi (Competence). Klausa ini menegaskan bahwa organisasi harus memastikan setiap personel yang memberi pengaruh kepada produk dan layanan memiliki kompetensi yang sesuai. Berikut beberapa cara memastikan kompetensi SDM sesuai ISO 9001:
Organisasi dapat menyaring calon personel dengan mengidentifikasi pendidikan, latar belakang keahlian, pengalaman kerja, hingga keterampilan teknis dan non-teknis.
Jika personel memiliki gap, organisasi dapat melakukan tindakan pemenuhan kompetensi dengan cara memberikan pelatihan internal atau eksternal, coaching & mentoring, serta penugasan kerja (on-the-job training).
ISO 9001 tidak hanya merekomendasikan pelatihan, tetapi juga memastikan bahwa pelatihan yang dilakukan bekerja secara efektif. Evaluasi dapat terlihat dari peningkatan kinerja setelah pelatihan, hasil kerja yang lebih konsisten, serta umpan balik yang positif dari atasan.
Seluruh proses peningkatan kompetensi harus didokumentasikan dengan lengkap melalui matriks kompetensi, catatan pelatihan atau sertifikat, serta hasil evaluasi dari penilaian kinerja.
Kompetensi SDM sangat penting bagi pertumbuhan organisasi atau perusahaan karena kaitannya sangat erat pada output yang dihasilkan baik itu produk barang atau jasa. Untuk memastikan kompetensi SDM sesuai dengan standar global, maka dapat didasari pada sistem manajemen yang bersifat internasional, yaitu standar ISO 9001. Jika Anda memiliki pertanyaan terkait ISO 9001, Anda dapat berkonsultasi dengan kami melalui kiskonsultan.com. Kami tidak hanya memberikan rekomendasi terbaik, tetapi juga memberikan pendampingan hingga organisasi Anda meraih sertifikasi ISO 9001. Segera konsultasikan dengan kami dan dapatkan tawaran menarik lainnya!
